Air Terjun Tegenungan Kembali Mencari “Tumbal”, Korban Asal Flores Tewas Tenggelam

0
129 views

GIANYAR – Empat bulan terakhir, kawasan wisata air terjun Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, telah menelan dua korban tewas tenggelam. Jika sebelumnya, seorang pelajar yang merupakan anak camat Kuta, tewas tenggelam saat mandi, kini pemuda asal Flores, NTT, Wilfredus alias Fred (25) mengalami kejadian serupa, Jumat (28/7/2017).

Sebelum kejadian, korban bersama 10 orang temannya, datang ke objek wisata air terjun Tegenungan, sekitar pukul 12.30 wita. Rombongan kemudian mandi di bawah air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut. Sempat bermain air selama beberapa menit, tiba-tiba korban Fred mendekati kucuran air terjun dan langsung menghilang. “Gak sempat minta tolong, tiba-tiba saja hilang. Yang lain langsung naik gak berani mendekat,” jelas Hisman Batubara (28) rekan korban.

Beberapa menit setelah itu, Hisman sempat melihat korban melambaikan tangan, dengan sebagian tubuhnya sudah tenggelam. Atas kejadian itu, Hisman dan sejumlah rekannya panik lantas berteriak minta tolong. Sejumlah wisatawan yang juga berenang di lokasi tersebut sempat berupaya melakukan penyelamatan, namun tidak berhasil.

Sementara petugas objek wisata setempat lantas menghubungi aparat kepolisian. Tidak berselang lama tim gabungan datang untuk melakukan proses pencarian. Mempercepat pencarian, tim juga berupaya mengalihkan arus pada bagian atas air terjun untuk meminimkan debit air yang terjun. Namun tak jua berhasil. Akhirnya sore hari, sekitar pukul 17 30 Wita korban akhirnya ditemukan oleh petugas gabungan. Isak tangis sejumlah keluarga dan rekan korban tumpah. Setelah di evakuasi, jasad kemudian dibawa ke ruang jenazah RS Sanjiwani Gianyar.

Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiharta yang atensi di TKP menyayangkan kejadian serupa kembali terjadi dalam kurun waktu 4 bulan terakhir. Padahal pasca kejadian sebelumnya yang menewaskan seorang pelajar asal Kuta, pihaknya sudah mengumpulkan pihak terkait untuk melakukan antisipasi.

Untuk kasus tenggelamnya korban Fred, dugaan sementara terjadi karena korban tak mengindahkan tanda larangan yang telah dipasang. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban ini bandel. Sudah diingatkan tapi tetap bandel. Selain itu, ada dugaan korban sedang terpengaruh minuman keras. (BT)