Festival Pesona Tulamben 2017

0
39 views
Festival Pesona Tulamben.(ist)

KARANGASEM – Diakhir bulan Juli 2017, tepatnya 27 – 28 Juli, akan digelar Festival Pesona Tulamben 2017. Festival yang akan membidik 18.640 wisatawan mancanegara dan 200 wisatawan nusantara diselenggarakan di Tulamben, Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem, Bali.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem, I Wayan Astika, Festival Pesona Tulamben 2017 akan di isi dengan berbagai kegiatan lomba seperti Jukung Race, Fishing Tournament, Pameran kerajinan dan industri rumah tangga, Parade seni dan seni budaya.

“Jukung Race akan diikuti oleh 50 Jukung (perahu) nelayan dan lomba mancing ikan lemadang akan diikuti 60 peserta,” tuturnya.

Festival juga akan menampilkan Pameran stand kerajinan dan industri rumah tangga, stand kuliner yang menyajikan  makanan tradisional khas Bali seperti sate gurita, nasi beguling, belayag, tipat cantok, jaje bali dan tentunya Pentas seni Bali yang menghadirkan lima sanggar seni dari Kubu dan Karangasem.

“Festival ini sekaligus untuk memperkenalkan potensi Kecamatan Kubu sebagai wilayah bekembang di Kabupaten Karangasem yang kaya dengan berbagai alam dan kerajinan,” ujarnya.

Selain mengikuti acara Festival, para wisawatan juga bisa menikmati alam wisata Tulamben yang mempesona. Pantai Tulamben tidak memiliki pasir putih maupun hitam yang biasanya menjadi ciri khas pantai di Bali.

Di sepanjang bibir pantai, pesisir berkoral, lengkap dengan air lautnya yang tenang, jernih dan bergradasi hijau kebiruan. Yang paling menarik dari tempat ini adalah adanya bangkai kapal kargo milik Amerika Serikat, USAT Liberty, yang ada di dasar pantai Tulamben, yakni di kedalaman 100 kaki atau 30 meter dari permukaan laut.

Reruntuhan kapal sepanjang 50 meter yang karam pada tahun 1942 tersebut kini sudah menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan aneka warna dan terumbu karang cantik yang masih terjaga kelestariannya. Kemudian ada Coral Garden. Spot ini merupakan kawasan terumbu karang. Sehingga turis yang menyelam ke sini akan dimanjakan dengan karang dan ikan-ikan yang warna-warni.

“Wisata bawah laut kami juga tidak kalah dengan underwater world wilayah lain, kita optimisme ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat. Kami tidak hanya menawarkan wisata spritual. Turis datang dan tinggal di perkampungan, berbaur dengan masyarakat, belanja ke pasar, tidur di rumah gubuk, dan lainnya,” terangnya.

Kegiatan Festival Pesona Tulamben 2017 ini disupport oleh Kementrian Pariwisata. Mulai pembuatan media promosi, sewa perahu, penyediaan snack dan mealbox peserta serta pembuatan panggung rigging dan juga sewa perahu, semua ikut dibantu Kemenpar. Selain itu, Kemenpar juga akan menghadirkan penyanyi, menyediakan sound dan genset serta membuat t-shirt dan topi untuk undangan VVIP, para peserta dan panitia. (BT)