Rp 229 Milyar Alokasi Dana Untuk Pilgub Bali 2018

0
41 views
Ilustrasi Pilgub Bali 2018./BT
DENPASAR – Biaya untuk pemilihan pemimpin Bali dalam Pilgub Bali 2018 tidaklah murah. Untuk pelaksanaannya yang dilakukan KPU Bali, membutuhkan alokasi dana mencapai Rp 229,36 Milyar. Tentu tidak sedikit. Dari jumlah yang cukup besar dikeluarkan ini, harapan kepada masyarakat Bali agar tidak salah pilih dalam menggunakan hak suaranya dalam pilgub Bali, sehingga mendapatkan pemimpin Bali yang benar-benar mampu membela kepentingan Bali dan rakyatnya.

Alokasi dana ratusan milyar itu nantinya akan dianggarkan multiyear. Dana tersebut sudah masuk dalam naskah kerjasama pemberian hibah daerah (NPHD), yang sudah mendapatkan tandatangan dari Gubernur Bali dan KPU Bali.

Menurut Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, sesuai dengan yang tertuang dalam NPHD Nomor 113/04-G/HK/2017 dan Nomor 912/KB/KPU.Prov-016/2017 tentang hibah kepada KPU Bali untuk penyelenggaraan Pilguh Bali 2018, pencairan dilakukan dalam tiga tahap.

Tahap pertama, dicairkan melalui APBD Induk Tahun 2017 senilai Rp 100 miliar. Tahap kedua, dicairkan melalui APBD Perubahan 2017 sebesar Rp 25 miliar. Sedangkan tahap ketiga, dicairkan melalui APBD Induk 2018 mencapai Rp 104,36 miliar.

 

Dana senilai Rp 229,36 miliar itu untuk estimasi Pilgub Bali 2018 berlangsung satu putaran, dengan jumlah kontestan 6 pasangan calon (3 pasangan dari parpol/gabungan parpol dan 3 pasangan dari jalur Independen.

Awalnya, KPU Bali mengusulkan dana Pilgub Bali 2018 senilai Rp 274 miliar. Dalam proses pembahasan, dana Pilgub Bali kemudian menurun lagi menjadi Rp 254 miliar. Bahkan, saat pembahasan antara eksekutif dan legislatif yang berjalan alot, dana Pilgub Bali sempat disepakati hanya Rp 200 miliar.

Dari kordinasi kembali, keputusan per 5 Mei 2017, di mana dana Pilgub Bali 2018 disepakati final sebesar Rp 229,36 miliar. Dana sebesar Rp 229,36 miliar ini peruntukannya untuk dua pos utama: honorarium (Rp 99.222.800.00) dan pengadaan barang & jasa (Rp 130.137.200.000). (BT)