Biksu Positif Narkoba, Gedung Kuil Dikosongkan di Thailand, Pil Sabu Murah Dibanding Bir, Mudah Dapat Dijalan

- Rabu, 30 November 2022 | 20:25 WIB
Baru-baru ini, tersiar kabar tentang sejumlah biksu di Distrik Bung Sam Phan, Provinsi Phetchabun, Thailand, yang meninggalkan kuil Buddha setelah dinyatakan positif narkoba jenis metamfetamin.
Baru-baru ini, tersiar kabar tentang sejumlah biksu di Distrik Bung Sam Phan, Provinsi Phetchabun, Thailand, yang meninggalkan kuil Buddha setelah dinyatakan positif narkoba jenis metamfetamin.



Balitren.com-Gedung suci Kuil di Thailand harus dikosongkan lantaran para orang suci biksu di Kuil tersebut positif narkoba.


Para Petapa kedapatan saat tes narkoba.

Hasilnya positif dan mereka langsung dipecat, Selasa 39 November 2022.

Kepala Biara atau kuil beserta empat orang biksu distrik Bung Sam Phan di provinsi Phetchabun, dinyatakan positif narkoba jenis methamphetamine atau sabu.

Hal ini dikatakan pejabat distrik setempat, Boonlert Thintapthai kepada AFP, dilansir dari cbsnews.com, Rabu 30 November 2022.

Baca Juga: KULINER BALI: Rekomendasi 5 Babi Guling Enak di Denpasar, Jadi Tempat Test Kriuk, Ada Yang Berlapis Emas

 

Baca Juga: Dapur Bali Mula, Sajikan Makanan Khas Bali dan Masakan Nusantara, Cari Bahan dimasak Sendiri, Bayar Sukarela


Menurut dia, kuil ini sekarang telah dikosongkan dari biksu.

Penduduk setempat khawatir tak dapat melakukan jasa kebajikan kepada para biksu.

Dia menyampaikan, lazimnya lebih banyak biksu dikirim ke kuil, agar masyarakat dapat menjalankan kewajiban agamanya dengan Pembuatan pahala melibatkan pemuja yang menyumbangkan makanan kepada para biksu sebagai perbuatan baik.

Dilaporkan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), Thailand termasuk negara transit metamfetamin atau sabu-sabu dari negara bagian Shan yang bermasalah di Myanmar melalui Laos.

Untuk diketahui, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) juga menyampaikan pil sabu yang disebut Yaba, dijual dengan harga kurang dari
20 baht (sekitar $0,50).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Rabu 30 November 2022, Libra Hati-hati Rayuan Orang Ketiga

Jeremy Douglas dari UNODC kepada Thai Inquirer, menyebut pil sabu dengan mudah ditemukan sudut Thailand.

Pil sabu tersedia dimana-mana, dan harganya lebih murah dari bir pada saat ini.

Ditemukan Dua Ton Sabu

Rekor penemuan dan penyitaan sabu terbesar tercatat pada bulan Agustus saat pihak berwenang menemukan dua ton sabu yang disembunyikan di ubin marmer yang dikirim dari Timur Tengah ke Sydney.

Polisi menyebut ini termasuk penyitaan narkoba terbesar di Australia.

Masih di bulan Agustus, tentara Meksiko berhasil menyita hampir 1,5 ton sabu dan 328 pon bubuk fentanyl di sebuah pos pemeriksaan di negara bagian utara Sonora.

Hong Kong dilaporkan melakukan penyitaan sabu terbesarnya, menemukan 1,8 metrik ton sabu cair disembunyikan di dalam karton berisi air kelapa dalam perjalanan ke Australia.

Halaman:

Editor: Agung S

Sumber: CBSnews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X