• Jumat, 9 Desember 2022

Babak Baru Protes Buruh Bawa Nama Lionel Messi, Sekjen GSBI: Sudah Komunikasi dengan adidas, Tapi

- Rabu, 23 November 2022 | 15:56 WIB
 Protes buruh membawa nama bintang Argentina Lionel Messi ditujukan ke PT Panarub Industry selaku mitra kontraktor adidas di Jakarta, belum lama ini. FOTO  Dok GSBI. (FOTO  Dok GSBI.)
Protes buruh membawa nama bintang Argentina Lionel Messi ditujukan ke PT Panarub Industry selaku mitra kontraktor adidas di Jakarta, belum lama ini. FOTO Dok GSBI. (FOTO Dok GSBI.)



Balitren.com - Aksi viral protes buruh yang membawa nama Bintang Argentina, Lionel Messi, memasuki babak baru.

Pihak GSBI (Gabungan Serikat Buruh Indonesia) sudah berkomunikasi dengan adidas Indonesia perihal tuntutan pembayaran gaji utuh pada awal pandemi
2020.

Namun, respons dari adidas membuat GSBI kecewa.

"adidas 'mengamini' bahwa pemotongan gaji selama pandemi itu lumrah," ujar Emelia Yanti Siahaan, Sekretaris Jenderal GSBI.

Lebih lanjut, Emelia mengatakan bahwa GSBI tidak akan tinggal diam.

Baca Juga: Viral, Buruh Protes Pabrik Sepatu Adidas, Bawa Nama Lionel Messi Jelang Laga Argentina di Piala Dunia 2022

"Kami akan terus melakukan aksi protes via sosial media sepanjang Piala Dunia hingga PT Panarub Industry membayarkan upah buruh yang dipotong pada
2022," tambah Emelia.

Ketika ditanya kenapa aksi demo tidak langsung dilancarkan kepada PT Panarub Industry, Sekjen GSBI mengatakan bahwa dirinya sudah menghubungi
 perusahaan tersebut, tapi tidak ada respons.

Atas dasar itu, GSBI membawa isu ini ke perusahaan yang lebih dikenal awam, yakni adidas yang bekerja sama dengan PT Panarub Industry untuk
memproduksi sepatu di Indonesia.

Baca Juga: Kans Arab Saudi Juara Piala Dunia 2022, Fakta Dua Negara ini Juara Setelah Kalahkan Argentina, Cek Historinya

"Kami ingin memanfaatkan momentum agar isu ini menarik perhatian publik. Mengingat, adidas adalah sponsor utama perhelatan Piala Dunia Qatar
 2022 dan Lionel Messi adalah Brand Ambassador-nya," tutur Emelia.

Sebagai informasi, PT Panarub Industry saat ini mempekerjakan lebih dari 8 ribu orang, termasuk buruh, staf, dan jajaran manajer.

Sekiranya ada sekitar 6 ribu buruh yang dirugikan karena pemotongan upah selama pandemi 2020. Sementara, level staff dan manajer tidak
 mengalami pemotongan sama sekali.

Baca Juga: Fakta-fakta Menarik Kekalahan Argentina vs Arab Saudi di Piala Dunia 2022, Skuat Eropa vs Skuat Full Lokal

"Besarnya persentase upah yang dipotong, yakni 50 persen dan nilainya berkisar antara Rp 800 ribu-Rp1,3 Juta," terang Sekjen GSBI tersebut.

Tim Balitren sudah menghubungi pihak adidas Indonesia dan PT Panarub Indonesia untuk meminta klarifikasi.

Namun, sampai berita ini ditulis belum ada respons dari pihak terkait.(*)

 

 

Editor: Agung S

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X