Mengenal Pura Sali Paseban Batu Tangkiling Kota Palangka Raya, Pemersatu Umat Hindu Bali dan Hindu Kaharingan

- Jumat, 2 Juni 2023 | 21:12 WIB
Pura Sali Paseban Batu Tangkiling Palangka Raya, Kalimantan tengah, Sebagai Simbol Pemersatu Umat Hindu Bali dan Hindu Kaharingan (Foto: IG @mudamudisalipasebanbatu)
Pura Sali Paseban Batu Tangkiling Palangka Raya, Kalimantan tengah, Sebagai Simbol Pemersatu Umat Hindu Bali dan Hindu Kaharingan (Foto: IG @mudamudisalipasebanbatu)

BALITREN.COM - Mengenal Pura Sali Paseban Batu Tangkiling Palangka Raya, Kalimantan tengah, Sebagai Simbol Pemersatu Umat Hindu Bali dan Hindu Kaharingan.

Pura Sali Paseban Batu Tangkiling merupakan sebuah pura yang sangat bersejarah bagi umat Hindu di wilayah kalimantan Tengah.

Pura Sali Paseban Batu bukan hanya sebagai tempat beribadah bagi umat Hindu di kawasan Batu Banama Bukit Tangkiling, melainkan juga sebuah simbol kesatuan.

Keberadaan pura ini sangat melekat dengan leluhur suku Dayak asli di Kalimantan.

Perbedaan di antara dua suku ini tidak menjadikan mereka memiliki jarak, malah sebaliknya hubungan mereka begitu erat.

Baca Juga: Dua Remaja di Jembrana Jadi Tersangka Pemerkosaan, Gadis 17 Tahun Jadi Korban, Kronologinya Bikin Miris

Terlihat dari saat berlangsung kegiatan persembahyangan di pura ini suku Dayak akan ikut membantu.

Dilansir dari Laman resmi pemerintah Kota Palangka Raya bahwa prosesi persembahyangan di Pura Sali Paseban Batu Tangkiling sangat berbeda dengan suasana Pura yang lain.

Hal itu terjadi karena Pura ini merupakan Pura Integrasi antara Hindu Bali dengan Hindu Kaharingan.

Perlu diketahui bersama bahwa Hindu Kaharingan adalah agama yang tidak dimulai pada zaman tertentu yang berasal dari Bahasa Sangiang dari kata Haring yang berarti kehidupan.

Kaharingan adalah agama yang dijadikan sebagai sumber kehidupan yang mengalirkan air suci kehidupan yang hidup dalam kuasa Ranying Hatalla Langit.

Para penganut Kaharingan sangat percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa atau Pencipta Alam Semesta.

Baca Juga: Tempat Wisata di Bali yang Tiket Masuknya Cuma 5 Ribu, Emang Ada? Kenalin Ini Desa Babahan Tabanan

Meskipun memiliki sebutan berbeda-beda pada setiap daerah (Ranying Hatalla Langit / Suwara / Yustu Ha Latalla).

Halaman:

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X